Posts

Cara Jepang belajar dari kekalahan

Image
Lepas sudah bulan Agustus. Bulan yang sarat dengan sejarah bagi banyak bangsa di dunia. Bila rakyat Indonesia di seantero negri memperingati bulan ini sebagai sebuah perayaan kemerdekaan. Mungkin sama halnya dengan rakyat USA dimana mereka menyambutnya dengan suka cita sebagai sebauah moment kemenangan dalam Perang Asia Pasifik 60 tahun yang lalu. Tapi mungkin lain bagi rakyat Jepang. Bukan sekedar peringatan ataupun peristiwa bersejarah yang ada dalam bulan Agustus ini. Bukan sekedar moment dan kejadian masa lalu yang didengungkan. Dibulan ini mereka akan banyak merenung, memikirkan kembali dan menengok masa lalu sambil introspeksi mengambil pelajaran dari apa yang terjadi. Kesan yang dapat ditangkap dari berbagai media koran dan televisi, kiranya mereka ingin memberikan makna bagi pengorbanan puluhan ribu tentara dan pelajar yang tewas di kepulauan Okinawa, Jepang selatan. Juga ratusan ribu rakyat sipil yang tewas bukan hanya di Hiroshima dan Nagasaki bahkan di seantero Jepang. Kekal...

Oleh-oleh (Memancing)

Image
Bila ada teman yang bertanya apa hobi saya! Memancing mungkin jawaban yang paling sering keluar. Tapi bila pertanyaannya berapa sering pegi memancing? yang jelas setahun terakhir ini pun belum kesampaian. Beruntung kampung istri saya di Pangkajene dan kepulauan (Pangkep). Sehingga ketika ditanya adik apakah ingin pergi memancing di pulau?? kenapa tidak!! Apalagi lokasinya hanya 1 jam menggunakan perahu motor tempel biasa dan kita sudah sampai di pulau-pulau kecil sekitar Pangkep/Makasar yang masih perawan dan jauh dari polusi. Bila ditanya apa prestasi terbesar hasil tangkapan? Nanti dulu! karena hobi bermain bola pun belum berarti harus ahli main bola kan!! Apalagi hobi nonton dan komentator bola heheheeh....... Begitupula untuk memancing menurut saya!! Ikan seberat 3 kg pun sering saya dapat!! Tapi prestasi itu saya ukir di kolam ikan belakang rumah!! Kalau di laut atau sungai? Yach menurut saya tergantung tempatnya..kalau laut atau sungainya biasa-biasa saja...... saya akan tekun me...

Oleh-Oleh (Sarana Umum)

Image
Ketika ditanya apa oleh-oleh pulang kampung beberapa waktu yang lalu? saya sempat terhenyak! Karena secara fisik barang yang dapat dibawa pun sangat terbatas sekitar 25 Kg per orang. Itupun sudah sesak dengan quota bumbu-bumbu, indomie dan aneka macam makanan kering khas kampung heheheheh Tapi keterbatasan dalam kuantitas ini untungnya dapat tertutupi dan sangat sedikit jika dibandingan dengan oleh-oleh immaterial lain yang kami bawa pulang. Tidak percuma perjalanana international 12 jam putus-putus -naik-turun- yang mirip bis kejar trayek dari bandara international Fukuoka via Taiwan-Hong Kong-Singapore sebelum tiba di Jakarta. Maski perjalanan yang ditempuh sangat panjang dan melelahkan. Alhamdulillah kami masih diberi keselamatan untuk dapat menempuh jalur darat dan udara domestik Jakarta-Purwokerto lanjut ke Malang-dan balik Purkokerto-Jakarta sebelum meneruskan ke Jakarta-Makasar – Pangkep dan pulang melalui jalur Makasar-Surabaya, sebelum balik melanjutkan penerbangan internatio...

Mudik - Pulang Kampung 2005

..Bila di Indonesia lebaran adalah waktu yang tepat untuk mudik, lain halnya dengan kami yang merantau di negeri orang. Libur panjang dan teriknya matahari di belahan bumi utara merupakan alasan yang kami pilih. Sudah 3 tahun terakhir ini setiap liburan musim panas kami seolah-olah mewajibkan diri untuk pulang kampung. ...Perasaan dan suasananya masih tetap sama dengan waktu-waktu lampau. Bila saat kuliah di Bogor saya sibuk berkeliling Kebun Raya mencari macam-macam bibit untuk orang rumah, aneka buah tradisional Bogor serta tidak lupa asinan sayur/buah dan pala-nya. Saat bekerja di Malang, apel dan bermacam jenis keripik juga menjadi oleh-oleh khusus yang diandalkan. Lain pula halnya kini. Teh hijau (ocha), dan roti khas Jepang menjadi alternatif yang bagus untuk oleh-oleh. Tentu saja barang elektronik pesanan tidak ketinggalan. Hakekatnya tetap sama, buah tangan untuk orang-orang tercinta... ...Bila "Burung bangau terbang pulang ke kandang setahun sekali" kata Jamal Mirdad...

Pindah Rumah

Hari ini resmi pindah rumah! Dari Apartment singel yang kecil dan mungil! Ke rumah keluarga yang sederhana dan tua Dari lokasi yang dekat dengan kampus! Ke lokasi yang dekat dengan Jusco toserba Dari fasilitas yang full AC, air gratis dan TV kabel semua acara ada! Ke TV umum, kipas angin dan penghangat biasa. Yang penting tambah rukun, bahagia dan uang kontraknya tetap sama hehehehhehehe....

Catatan Seorang Demonstran - Pengantar Arif Budiman

Tulisan Arief Budiman sebagai pengantar dalam buku Catatan Seorang Demonstran edisi 1983 Ada dua hal yang membuat saya sulit untuk menulis tentang almarhum adik saya, Soe Hok Gie. Pertama, karena terlalu banyak yang mau saya katakan, sehingga saya pasti akan merasa kecewa kalau saya menulis tentang dia pada pengantar buku ini. Kedua, karena bagaimanapun juga, saya tidak akan dapat menceritakan tentang diri adik saya secara obyektif. Saya terlalu terlibat di dalam hidupnya. Karena itu, untuk pengantar buku ini, saya hanya ingin menceritakan suatu peristiwa yang berhubungan dengan diri almarhum, yang mempengaruhi pula hidup saya dan saya harap, hidup orang-orang lain juga yang membaca buku ini. Saya ingat, sebelum dia meninggal pada bulan Desember 1969, ada satu hal yang pernah dia bicarakan dengan saya. Dia berkata, "Akhir-akhir ini saya selalu berpikir, apa gunanya semua yang saya lakukan ini. Saya menulis, melakukan kritik kepada banyak orang yang saya anggap tidak benar dan yang...

Panasnya Natsu!!

Mendekati bulan Juli artinya semua harus bersiap meraskan puncak panas-nya Natsu (Summer). Bila saat ini saja kami harus sering berganti baju yang basah oleh keringat apalagi nanti. Tidak cukup kipas angin ukuran jumbo sekalipun untuk melawannya. Mungkin karena di sini kelembaan udara tinggi, juga pohon besar pun jarang ditemui. Anehnya hujan yang sering mengguyur bumi Saga pun tidak banyak membantu. Makanya meski diluar hujan lebat dan kita berteduh atau didalam ruangan, badan ini tetap saja basah. Bukannya karena air hujan tetapi keringat yang terus mengguyur tubuh. Tak apalah, nampaknya Natsu bagus juga buat kesehatan kami yang sudah dapat lampu kuning karena over weight. Kami pikir, sekalian saja di rumah dan kampus tidak perlu pake AC hehehehehhe...Supaya jadi Sauna alam gratis sepanjang musim!!!!!