<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d11454894\x26blogName\x3dlife+goes+on\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_BLOGSPOT\x26navbarType\x3dTAN\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttp://bogablogger.blogspot.com/search\x26blogLocale\x3den_US\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://bogablogger.blogspot.com/\x26vt\x3d6766887043850976146', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
 

Mudik - Pulang Kampung 2005

Wednesday, July 27, 2005
..Bila di Indonesia lebaran adalah waktu yang tepat untuk mudik, lain halnya dengan kami yang merantau di negeri orang. Libur panjang dan teriknya matahari di belahan bumi utara merupakan alasan yang kami pilih. Sudah 3 tahun terakhir ini setiap liburan musim panas kami seolah-olah mewajibkan diri untuk pulang kampung.

...Perasaan dan suasananya masih tetap sama dengan waktu-waktu lampau. Bila saat kuliah di Bogor saya sibuk berkeliling Kebun Raya mencari macam-macam bibit untuk orang rumah, aneka buah tradisional Bogor serta tidak lupa asinan sayur/buah dan pala-nya. Saat bekerja di Malang, apel dan bermacam jenis keripik juga menjadi oleh-oleh khusus yang diandalkan. Lain pula halnya kini. Teh hijau (ocha), dan roti khas Jepang menjadi alternatif yang bagus untuk oleh-oleh. Tentu saja barang elektronik pesanan tidak ketinggalan. Hakekatnya tetap sama, buah tangan untuk orang-orang tercinta...

...Bila "Burung bangau terbang pulang ke kandang setahun sekali" kata Jamal Mirdad, tentu kita lebih ingin dari itu. Ada perasaan sentimental mendalam terhadap keluarga, kampung dan lingkungan sekitarnya. Sejak seminggu sebelum pulang tiap malam kami selalu berhayal dengan jalan-jalan, makanan dll, yang akan segera kami nikmati. Bila saya selalu bercerita betapa asiknya berkeliling kota Purwokerto naik sepeda motor atau ke Baturaden, juga lezatnya tempe mendoan dan Soto Sokaraja, lain halnya dengan Ulfa. Dia tidak mau diganggu dengan hayalannya mengenai coto, sop sodara, konro, ikan bolu bakar dll. Juga suasana sore di Panatai Losari, sejuknya Malino, Batimurung dll.

...Maka menunggu saat-saat pulang kampung adalah salah satu hal yang terindah dalam hidup ini. Menanti saat untuk menemui orang-orang tercinta, berbagi cerita, dan tentu saja sambil bernostalgia menikmati aneka rasa jajan dan makanan yang beberapa saat ini tidak pernah kami jumpai.....

Heheeee......Besok mudik nih......
12:10 PM :: ::
3 Comments:
Post a Comment
<< Home

Kuntoro Boga :: permalink