Kereta vs pesawat 2

Kali ini saya memiliki kesempatan kembali untuk membandingkan kenyamanan kereta vs pesawat, dua jenis public transportation yang bisa dikategorikan MRT nya negri sakura. Kebetulan dalam waktu yang hanya berjarak tiga hari, dua undangan seremoni untuk hanya beberapa jam hadir di Tokyo datang bulan ini. Sangat berat rasanya kalau harus menginap dan meninggalkan rumah berlama-lama karena ada si kecil Nabil yang sedang lucu lucunya.

Sayang, meski semua persiapan sudah selesai, tiket untuk dua kali trip ke Tokyo sudah dibeli semua. Ada pemberitaan mendadak. Tepat jumat pagi, sesaat sebelum saya meninggalkan rumah menuju stasiun panitia menelpon tentang kesalahan schedule acara. Apa boleh buat tiket yang telah saya belipun saya klaim balik dan beruntung masih bisa mendapatkan 50% dari harga itupun karena pembatalannya hanya sesaat sebelum kereta berangkat. Di Jepang klaim pembatalan tiket apapun bisa sampai 75% dari uang yang telah dibayarkan asalkan pemberitahuannya minimal sehari sebelum pemberangkatan. Yang jelas Tuhan sangat menyayangi Nabil sehingga menyuruh saya menemaninya hari itu, disaat ulfa harus presentasi mingguan ke kampus. Alhamdulillah
Perjalana hari rabu tetap seperti rencana, tetapi pembandingnya mungkin tahun yang lalu ketika saya melakukan perjalanan saga-tokyo pulang pergi dengan shinkansen dalam setengah hari.


Saya rasakan perjalanan darat dari Fukuoka airport menuju rumah terasa sangat lama, lambat dan membosankan karena ditempuh dengan bis antar kota hehehhee………namun alhamdulillah bisa tiba di rumah sebelum Nabil sayang tidur malam ini….
Comments
intan