<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d11454894\x26blogName\x3dlife+goes+on\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_BLOGSPOT\x26navbarType\x3dTAN\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttp://bogablogger.blogspot.com/search\x26blogLocale\x3den_US\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://bogablogger.blogspot.com/\x26vt\x3d6766887043850976146', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
 

Kereta vs pesawat 2

Thursday, April 27, 2006
Lanjutan kereta vs pesawat 1

Kali ini saya memiliki kesempatan kembali untuk membandingkan kenyamanan kereta vs pesawat, dua jenis public transportation yang bisa dikategorikan MRT nya negri sakura. Kebetulan dalam waktu yang hanya berjarak tiga hari, dua undangan seremoni untuk hanya beberapa jam hadir di Tokyo datang bulan ini. Sangat berat rasanya kalau harus menginap dan meninggalkan rumah berlama-lama karena ada si kecil Nabil yang sedang lucu lucunya.

Maka sekalian saja saya pikir membandingkan kenyamanan dua jenis kendaraan tersebut pulang pergi dari Saga menuju lokasi yang sama yaitu pusat kota Tokyo dengan menghindari overnight road trip. Untuk perjalanan hari jumat/sabtu (21/22) saya rencanakan full menggunakan kereta. Sedangkan undangan hari berikutnya rabu tanggal 26 saya putuskan menggunakan pesawat sebagai pembanding.

Sayang, meski semua persiapan sudah selesai, tiket untuk dua kali trip ke Tokyo sudah dibeli semua. Ada pemberitaan mendadak. Tepat jumat pagi, sesaat sebelum saya meninggalkan rumah menuju stasiun panitia menelpon tentang kesalahan schedule acara. Apa boleh buat tiket yang telah saya belipun saya klaim balik dan beruntung masih bisa mendapatkan 50% dari harga itupun karena pembatalannya hanya sesaat sebelum kereta berangkat. Di Jepang klaim pembatalan tiket apapun bisa sampai 75% dari uang yang telah dibayarkan asalkan pemberitahuannya minimal sehari sebelum pemberangkatan. Yang jelas Tuhan sangat menyayangi Nabil sehingga menyuruh saya menemaninya hari itu, disaat ulfa harus presentasi mingguan ke kampus. Alhamdulillah

Perjalana hari rabu tetap seperti rencana, tetapi pembandingnya mungkin tahun yang lalu ketika saya melakukan perjalanan saga-tokyo pulang pergi dengan shinkansen dalam setengah hari.

Maka Rabu ini pun saya start dari rumah tepat pukul 7 pagi menuju bus center, untuk mencapai Fukuoka airport yang hanya ditempuh kurang lebih satu jam. Chek in, melenggang santai sekalian window shopping di bandara sambil menunggu pesawat berangkat tepat jam 10. Penerbangan 1 jam 30 menit menuju Haneda-Tokyo airport berlangsung nyaman dengan peswat JAL Boeing 767-300. Mendarat pukul 11.30 dan sayapun cukup berjalan sekitar 5 menit menuju stasiun monorail yang masih berada di kawasan bandara. Monorail datang tepat waktu dan tepat sesuai jadwal yang saya pegang untuk tiba di Tokyo eki tepat pukul 12.00, meski harus ganti kereta Jr di Hamamatsucho. Setelah itu sayapun bergegas keluar station yang sangat padat dan ramai ini menuju tempat acara yang jaraknya hanya beberapa menit dari Tokyo eki.

Sore hari setelah semua acara selesai, saya masih sempat berlama-lama di tengah kota mengitari kawasan pusat kota. Kemudian tepat pukul 5 saya pun bergegas kembali ke eki untuk kembali ke bandara menggunakan menggunakan JR dan monorail. Check in pesawat pukul 6, sambil menunggu pembrangkatan jam 7, dan penerbangan pulang pun berlangsung nyaman sampai mendarat di bandara fukuoka tepat jam 8.30.

Saya rasakan perjalanan darat dari Fukuoka airport menuju rumah terasa sangat lama, lambat dan membosankan karena ditempuh dengan bis antar kota hehehhee………namun alhamdulillah bisa tiba di rumah sebelum Nabil sayang tidur malam ini….
2:43 AM :: ::
1 Comments:
  • hehehe begitu naik bis lagi kerasa lama ya Pak :P

    intan

    By Anonymous Anonymous, at 2:25 AM  
Post a Comment
<< Home

Kuntoro Boga :: permalink